Di rubrikbahasa.wordpress.com, dilontarkan gagasan bahwa jika bahasa adalah adalah pasar dan masing-masing dari kita adalah penjual sekaligus pembeli, yang diperlukan adalah eksperimentasi. Kita harus mencari, menemukan, dan mencoba kata-kata baru untuk mengatasi berbagai persoalan kebahasaan kita, terutama dari serbuan kata-kata asing.

Berkat artikel tersebut, Kreshna Aditya dalam album Facebook-nya membuat sebuah eksperimen yang disebutnya “Pasar Bahasa”. Ada dua jenis lema yang ada di album tersebut yang akan terus ditambah isinya. Pertama, lema Bahasa Indonesia yang sudah resmi masuk KBBI namun jarang kita dengar dan pakai. Perlu diangkat. Kedua, lema bahasa asing yang menurutnya menarik untuk diadopsi ke dalam bahasa Indonesia.

Di bawah ini, kami sajikan 25 di antaranya. Semoga bermanfaat!

A. Sudah ada di KBBI.

1. Sangkil
1

2. Taklif

2

3. Rundung
4. Risak
3

5. Pancarona
4

6. Candala
5

7. Birai
6

8. Dersik
7

9. Wiyata
8

10. Klandestin
9

11. Candala

12. Gemintang

13. Gorilya

14. Sepai

15. Candramawa

16. Panasea

17. Halai Balai

B. Belum ada di KBBI

18. Wasana

19. Meraki

20. Mudita

21. Eunoia

22. Abhati

23. Mangata

24. Efemeral

25. Kulacino

Nah, bagaimana kalau kita sekarang langsung masuk ke contoh penggunaan? Berikut ini ada 1 contoh penggunaannya:

Ada yang mau menambahkan?

Untuk mengetahui testimoni dan aktifitas pengguna 8Share Indonesia, yuk jadi fans 8Share Indonesia di Facebook dan Twitter sekarang juga!