Sudah kerja keras “bagai kuda”, tapi akhirnya gaji menguap begitu saja, seolah hanya numpang lewat di rekening. Apakah ini mengingatkanmu pada seseorang?

Image via atmrobot.com

Imagevia atmrobot.com

Cover image via brilio.net/kapanlagi.com

Kalau ini anda alami setiap bulannya, ini artinya ada sesuatu yang salah dalam cara anda mengelola uang dan gaji. Tapi sebelumnya anda harus ingat prinsip ini: berapapun besar gajinya, setiap orang bisa menghemat gajinya atau mengelola gajinya agar tidak terlalu cepat habis!

Jadi yang perlu anda lakukan adalah mengubah perilaku anda dalam memperlakukan gaji, termasuk dalam melihat uang. Berikut ini 5 tips yang mungkin bisa membantu anda agar gaji tidak sekadar numpang lewat di rekening:

1. Buka tabungan yang tidak bisa diakses dengan ATM.

Image via www.jasasuretybond.com

Image via www.jasasuretybond.com

Selain itu, jangan menunda menabung dengan alasan, “nanti saja kalau gaji naik”. Kalau mindset anda seperti ini, anda tidak akan bisa memiliki tabungan dan rekening bank anda hanya akan jadi sekadar tempat transit. Idealnya, anda harus membiasakan menabung minimal 10% dari gaji anda setiap bulannya.

2. Hentikan pos tidak penting yang menguras pengeluaran.

Image via personalfinance.kontan.co.id

Image via personalfinance.kontan.co.id

Bayangkan, apa yang bisa anda dapatkan jika anda tidak berbelanja selama satu tahun dan hanya fokus pada kebutuhan primer saja? Ada psikolog yang mengatakan “kebahagiaan manusia tidak terletak pada benda-benda yang mereka miliki”, dan itu benar-benar perlu direnungkan. Kita memang hidup di masa di mana segala sesuatu sedang mencoba “merampok” anda.

3. Jangan belanja dengan kartu kredit, jika itu bisa membuatmu terjerumus pada hutang.

Image via phinemo.com

Image via phinemo.com

Jika anda ingin membeli sesuatu, selalu prioritaskan menggunakan uang tunai, karena itulah daya beli anda yang sebenarnya.

4. Buat pos pengeluaran, dan disiplinlah pada jumlah yang anda anggarkan.

Image via http://www.beliasuransi.com/

Image via http://www.beliasuransi.com/

Setelah menerima gaji, ambillah beberapa amplop sesuai pos-pos pengeluran anda setiap bulannya, termasuk biaya makan, transport, atau hiburan. Yang paling penting, tentukan anggaran di masing-masing pos tersebut. Cara ini juga cukup ampuh agar bisa melihat pos pengeluaran mana yang paling menguras gaji anda.

5. Ubah mindset.

Image via takafuleko.blogspot.com

Image via takafuleko.blogspot.com

Uang itu seperti “air”. Jika tidak ditampung ia akan terus mengalir, tapi jika ditampung ia akan membesar. Lebih dari itu, sekali anda membuka dompet seperti mengocorkan keran air, anda harus berhati-hati sebab ia akan terus mengocor kecuali jika anda mengendalikannya.

Lalu ketika anda berusaha menghemat uang anda, bayangkan anda membuat sebuah kolam dari air sungai yang mengalir. Anda menampung air dan air itu lama kelamaan akan berubah menjadi kolam. Seperti itulah nantinya tabungan anda.

Diinspirasi dari prinsip ini, saat ini ada 8Share Indonesia yang bisa menampung pecahan Rp 250 menjadi ‘tabungan digital’ yang cukup lumayan. Kalau penasaran, silakan jadi member di sini!

Untuk mengetahui testimoni dan aktifitas pengguna 8Share Indonesia, yuk jadi fans 8Share Indonesia di Facebook dan Twitter sekarang juga!