Apa sih salah satu concern yang paling sering kita dengar dari para traveler? Tentu saja menyangkut makanan! Pemandangan boleh keren, misalnya kota-kota tua atau pantai yang berpasir halus seperti tepung, tetapi kalau makanannya kurang sreg di lidah, liburan jadi agak hambar. Setuju nggak?

Nah, makanya di bawah ini kami sajikan 7 tempat di mana kamu bisa menemukan restoran Indonesia paling enak di kawasan Asia Tenggara.

Cover image via Indonesia-holidays.

1. Kuala Lumpur, Malaysia

Di Malaysia, cukup banyak restoran yang melabeli dirinya sebagai “restoran Indonesia” tapi tidak semua memiliki cita rasa otentik Indonesia, contohnya saja ‘restoran Padang’ di salah satu mal terbesar di KL, tetapi setelah dicoba rasanya sangat mengecewakan!

Jika kamu penggemar makanan Indonesia dan masakan minang khususnya, kamu bisa datang ke Restoran Rose di Jalan Raja Alang, Kuala Lumpur, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari stasiun LRT Kampung Bharu.

Image via zuldean08.blogspot.com

Image via zuldean08.blogspot.com

Menu yang disajikan di sini bervariasi dari mulai sate padang, sampai nasi padang lengkap dengan sambel ijonya! Harganyapun termasuk yang paling terjangkau di antara banyak restoran padang lain di kawasan ini. Contohnya saja, jika kamu makan dengan tempe, tahu dan daun singkong saja, harganya cuma RM 4.50 (sekitar Rp 15000). Kalau mau makan rendang atau ayam, kamu harus membayar sekitar RM 10.00 an.

Image via http://www.thestar.com.my/

Image via http://www.thestar.com.my/

Sedang berada di KL dan kangen makanan Minang yang otentik? Gunakan peta di bawah ini untuk menemukan Rose!

2. Vientiane, Laos

Kalau kamu berencana liburan ke Vientiane, inilah satu-satunya Rumah Makan Indonesia di ibukota Laos itu. Namanya Warung Eko.

Aneka menu Indonesia di Warung Eko. Image via Yudhistira/detikTravel

Menurut DetikTravel, Warung Eko menyajikan masakan khas Nusantara dari rendang sampai gudeg. Pendirinya adalah pria Indonesia kelahiran Kerinci bernama Supardi. Supardi pulalah yang meracik sendiri bumbu-bumbu masaknya.

Dafatr menu makanan khas Indonesia di Warung Eko. Image via Yudhistira/detikTravel

Dafatr menu makanan khas Indonesia di Warung Eko. Image via Yudhistira/detikTravel

Letak Warung Eko sangat strategis, yaitu di dekat Kantor Kementerian Luar Negeri Laos dan Kementerian Perdagangan Laos.

3. Bangkok, Thailand

Mau mencicipi makanan khas Indonesia yang otentik ketika sedang jalan-jalan di Bangkok? Kamu bisa datang ke Rasa Khas yang terletak di kawasan Sukhumvit 23, di belakang restoran lokal terkenal, The Local.

Image via food.detik.com

Image via food.detik.com

Kalau kamu mau berkunjung ke restoran ini, jangan lupa catat jam bukanya, yaitu Selasa-Minggu, jam 11.00 – 23.00. Lokasinya tidak susah ditemukan, karena dekat dengan BTS/Skytrain stasiun Asok.

Image via www.eatingthaifood.com

Image via www.eatingthaifood.com

Menu andalan di Rasa Khas termasuk gado-gado, ketoprak dan sate ayam. Pemiliknya adalah ekspatriat Indonesia bernama Khun Munish Mukhi, yang bermisi untuk menyajikan masakan khas Indonesia tanpa menghilangkan rasa tradisionalnya.

Image via www.youtube.com

Image via www.youtube.com

Harga makanan di Rasa Khas relatif bersahabat dengan kantong. Buktikan sendiri dengan datang ke restoran ini ya?

4. Singapura

Lagi di Singapura dan pengen makan nasi kapau? Bisa banget! Cari aja restoran Sinar Pagi di 13 Circular Road, yang buka setiap hari, kecuali hari minggu.

Image via machohigh.blogspot.com

Image via machohigh.blogspot.com

Menurut sekolahsg.com, kios ini sangat terkenal jadi pembeli harus siap-siap antre. Menu andalan di sini termasuk ayam rendang, perkedel, paru balado, bahkan ada juga sup buntut.

Image via http://www.sassysingapore.com/

Image via http://www.sassysingapore.com/

Tidak cuma Circular Road, Sinar Pagi juga punya dua lokasi lain yaitu di ABC Food Center dan Geylang Serai Market.

5. Hanoi, Vietnam

Kalau lagi jalan-jalan ke Hanoi, kamu tidak perlu kesusahan lagi buat nyari makanan Indonesia. Datang aja ke “Juni’s Kitchen”, yang berlokasi di kawasan Tay Ho.

Image  via http://www.havehalalwilltravel.com/

Image via http://www.havehalalwilltravel.com/

Menurut DetikFood, restoran ini menyajikan masakan Minang hingga pukul 3 siang. Sedangkan, untuk sore harinya, restoran ini menyajikan es teler, aneka gorengan, avocado coffee, dan malam harinya tersedia beberapa sajian seperti nasi goreng, mi rebus, sate dan soto serta aneka masakan Indonesia lainnya.

Image via http://www.havehalalwilltravel.com/

Image via http://www.havehalalwilltravel.com/

Pada umumnya, restoran halal di Hanoi didominasi oleh makanan-makanan ala Timur Tengah, jadi keberadaan Juni’s Kitchen di Hanoi telah memberi alternatif lain buat para turis. Harga makanan di sini juga cukup ramah kantong, berkisar antara 40.000 VND – 140.000 VND (Rp 23.000 – Rp 83.000).

6. Phnom Penh, Kamboja

Restoran Borobudur, yang berdiri di ibukota Kamboja Phnom Penh, ini sangat menarik! Pemiliknya adalah orang Indonesia bernama Andrie Christian, seorang pemeluk kristen yang menyajikan makanan halal di sebuah restoran yang dinamai seperti nama candi Budha terbesar di dunia.

Image via Borobudur-Indonesian Cuisine FB

Image via Borobudur-Indonesian Cuisine FB

Menurut urban-flavours.com, Borobudur tidak hanya menyajikan masakan Jawa tapi juga Bali. Harga makanannya berkisar antara USD 2,5 – USD 4.00. Memang di Kamboja, dan sebagian negara Asia Tenggara lainnya, mata uang dollar AS juga diterima selain mata uang negaranya sendiri.

Image via Borobudur-Indonesian Cuisine FB

Image via Borobudur-Indonesian Cuisine FB

Untuk rasa makanannya juga cukup otentik karena kokinya khusus didatangkan dari Indonesia. Mau coba nasi goreng, sate, mie goreng, rendang atau telur bumbu bali?

12936705_213986555638809_3773659081423582490_n

Image via Borobudur-Indonesian Cuisine FB

Tetapi selain itu, restoran ini juga menyajikan bir, wine, juga smoothies. Jangan lupa mampir ke sini ya!

7. Manila, Filipina

Artikel di website ini menyebutkan bahwa orang Filipina tidak perlu mengeluarkan ribuan peso hanya untuk datang ke Indonesia dan mencicipi makanannya. Cukup datang ke Warung Kapitolyo dan bersiap untuk sebuah pengalaman kuliner yang luar biasa.

Image via http://ph.phonebooky.com

Image via http://ph.phonebooky.com

Warung Kapitolyo didirikan oleh dua orang Filipina bernama Louh Decena dan Tess Doctora, yang mengawalinya dari stand bernama “Warung Warung” di sebuah pasar malam setempat.

Image via ph.phonebooky.com

Image via ph.phonebooky.com

Apa sih makanan yang disajikan di sini? Ternyata cukup lengkap loh! Selain signature menu seperti rendang, sate dan nasi goreng, ada juga gado-gado, es campur, sampai martabak manis. Di bawah ini peta menuju kesana ya!

Kamu pernah menemukan restoran Indonesia lainnya di Asia Tenggara? Bagi pengalaman kamu di komen dong!

Untuk mengetahui testimoni dan aktifitas pengguna 8Share Indonesia, yuk jadi fans 8Share Indonesia di Facebook dan Twitter sekarang juga.