Setiap hari semua orang, khususnya yang sudah bekerja, akan bangun di pagi hari, bermacet-macet di jalan, lalu tiba di kantornya. Kerjaan banyak, deadline semua, alhasil stres dan amsyiong. Hidup jadi nggak indah lagi. Hiks!

Image via ajicena.blogspot.com

Image via ajicena.blogspot.com

Tapi, tanpa banyak yang tahu ada 7 pekerjaan profesional di bawah ini yang jenis kerjaannya terlihat sepele, tapi benar-benar dilakukan oleh orang profesional. Tunggu, apakah ini bisa disebut pekerjaan? Kalau penasaran, yuk baca terus artikel ini sampai selesai. Ohya, sebenarnya pekerjaan ini bisa dilakukan siapa saja, tidak tergantung jenis kelaminnya!

1. Professional sleeper

Mereka yang bekerja sebagai professional sleeper digaji untuk tidur! Benar-benar pekerjaan impian kan? Gajinya sekitar USD 31000 (Rp 437 juta) per tahun dan ‘karyawannya’ cuma diminta tidur sepanjang hari di sebuah ranjang dan akan diminta pendapatnya.

Image via weirdestjobs.blogspot.com

Meski tampak sulit dipercaya, tapi NASA, badan antariksa AS pernah menawarkan seseorang untuk hanya berbaring saja di ranjang selama 70 hari dengan bayaran sekitar Rp 224 juta.

2. Personal Ferrari shopper

Begini Job Description-nya: traveling ke seluruh dunia untuk menguji dan membeli Ferrari untuk klien. Berapa sih gajinya? Belum diketahui, tapi mengetes Ferrari sebelum pembeli sebenarnya jelas sebuah privilege.

Image via CNBC

Image via CNBC

Salah satu personal Ferrari shopper terkenal, Marcel Massini, mengatakan bahwa ia berkesempatan untuk menjajal Ferrari yang termahal yang pernah dibuat. Orang-orang super kaya, memberikan Massini jutaan dolar, euro atau poundsterling untuk membeli Ferrari demi mereka, karena keahliannya tersebut (termasuk dalam menemukan penawaran terbaik). Massini berkata kepada CNBC kalau membawa pulang Ferrari klasik senilai USD 1 juta hampir seperti melakukan pencurian.

3. Fake executive

Menjadi seorang executive, tapi tidak diserahi tanggung jawabnya. Anda hanya akan menghadiri event, memberikan sambutan, dan bertemu eksekutif lainnya.

Image via maxxelli-consulting

Image via maxxelli-consulting

Seorang penulis freelance yang tinggal di Beijing, Mitch Moxley pernah disewa sebagai fake executive oleh sebuah perusahaan teknologi di Dongying, di utara Beijing. “Wajah sangat penting di China, dan kalau anda seorang Caucasian, itu bisa menjadi keuntungan tersendiri. Perusahaan setempat akan melihat anda sebagai bagian dari kredibilitas,” katanya.

4. Video game tester

Banyak orangtua mengatakan pada anak-anaknya kalau main video game itu tidak bermasa depan. Yang mereka tidak ketahui, ada masa depan dengan bermain video games dan itu adalah dengan menjadi video game tester. Apalagi gajinya berkisar antara Rp 775 juta pertahun.

Image via g4tv

Image via g4tv

Brent Gocke seorang eksekutif senior dari Sony bahkan menemukan dirinya dalam skenario ini sendiri. Sebagai seorang fresh graduate, dirinya lalu melamar ke departemen QA (Quality Assurance) sebagai penguji video games. Dari sinilah karirnya di Sony bermula.

5. Vacation tester

Ini barangkali pekerjaan yang bakal bikin iri semua orang, dan sebenarnya semua orang bisa melakukannya, tidak hanya para pria. Sebagai vacation tester, liburan adalah pekerjaan anda sehari-hari!

Image via dggsdifferentculturesyear11

Image via dggsdifferentculturesyear11

Belum diketahui berapa gaji untuk pekerjaan ini, tapi yang jelas seorang vacation tester sangat beruntung karena bisa menjadikan liburan sebagai pekerjaan. Contohnya adalah Schilling-Wheeler yang bekerja di sebuah biro perjalanan wisata. Ia bertugas untuk mencicipi surga dan menjadikan pekerjaannya meyakinkan karena ia sendiri sudah mengalami tempat-tempat wisata yang ia akan promosikan.

6. Waterslide Tester

Meski terkesan cuma main-main, pekerjaan ini bisa menghasilkan sekitar Rp 402 juta pertahun. Tugasnya adalah menilai perosotan air di beberapa lokasi, lalu memberi nilai berdasarkan ketegangan dan percikkan air yang dihasilkannya. Seru banget ya!

Image via carreraddict.com

Pada tahun 2013 lalu, seorang laki-laki bernama Sebastian Smith berhasil mendapatkan pekerjaan impian ini. Ia bekerja sebagai water slide tester untuk First Choice.

7. Social Media Buzzers

Sejak era digital semakin canggih, pekerjaan sebagai social media buzzers banyak diimpikan banyak orang. Cara bekerjanyapun sangat mudah karena hanya bermodal social media saja! Contohnya adalah aktor Nicholas Saputra ini yang pernah menjadi buzzers untuk produk-produk Indonesia termasuk dari Nestle.

Image via http://www.pri.org/

Image via http://www.pri.org/

Imbalan yang dihasilkan cukup besar, tergantung dari popularitas dan besarnya pengaruh orang tersebut di social media. Sebagai bocoran, ada buzzers yang bisa dibayar mulai Rp 300.000/Tweet sampai yang puluhan juta Rupiah untuk beberapa tweet.

Namun masalahnya, tidak semua orang bisa jadi buzzers, jadi hanya selebritis saja yang bisa jadi buzzers. Betulkah demikian? Ternyata kurang tepat.

Sebab saat ini ada 8Share Indonesia dimana semua orang bisa jadi buzzers di social media, meskipun mereka bukan selebritis dengan followers/fans ribuan orang.

Saat ini 8Share Indonesia, semakin dikenal banyak orang di Indonesia karena selalu melakukan pentransferan imbalan kepada membernya sebulan sekali sejak Desember 2013. Contohnya adalah member ini:

atau yang ini:

Mau baca testimoni dari yang lainnya, klik di sini, atau langsung saja jadi member di sini. Pendaftarannya GRATIS!

Untuk mengetahui testimoni dan aktifitas pengguna 8Share Indonesia, yuk jadi fans 8Share Indonesia di Facebook dan Twitter sekarang juga!