Banyak stigma yang disematkan kepada kutu buku, misalnya dianggap anti sosial, nerdy dan introvert. Apakah stigma tersebut yang juga membuatmu tidak ingin menjadi pembaca buku yang aktif? Simak satu persatu fakta-fakta di bawah ini:

1. Tidak mau dicap anti sosial

Image via http://www.porcelainista.net/

Image via http://www.porcelainista.net/

Betulkah seorang kutu buku itu anti sosial? Seorang anti sosial tidak otomatis kutu buku lho, jadi  antara menjadi anti sosial dan kutu buku tidak ada hubungannya. Seorang kutu buku bisa tetap punya banyak kawan dan tidak kehilangan sisi sosialnya, sedangkan pilihan seseorang menjadi anti sosial sebenarnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, misalnya keadaan psikologis orang tersebut.

2. Takut dianggap boring sama lawan jenis

Image via acuitylaservision.com

Image via acuitylaservision.com

Hari gini banyak lho yang bilang kalau cowok atau cewek yang suka buku itu seksi! Bagi cewek, cowok yang disukai itu bukan cuma mereka yang jago olahraga, macho dan sebagainya, tapi juga yang suka baca buku, karena konon mereka lebih sensitif dan romantis. Hihi *kisah nyata nih.

Sedangkan bagi cowok, kesukaan cewek pada buku juga kerap menunjukkan sisi intelektualitas cewek tersebut dan cowok selalu suka sama cewek smart. Setuju nggak?

3. Tidak mau buang waktu

Image via likepeopleandbutterflies.blogspot.com

Image via likepeopleandbutterflies.blogspot.com

Betulkah membaca buku buang-buang waktu? Coba bandingkan dengan main games atau main social media. Nggak usah dikasih tahu lagi deh apa manfaat membaca buku karena semua pasti sudah pada tahu, dan yakin deh nggak ada yang setuju kalau membaca buku itu buang waktu. Jadi masalahnya mungkin kamu cuma malas saja!

4. Tidak punya waktu

Image via juliasegal.tumblr.com

Image via juliasegal.tumblr.com

Tidak punya waktu untuk buku, tapi punya banyak waktu untuk bergunjing? Ini hidup yang salah kaprah namanya kalau lebih banyak menghabiskan waktu dengan hal-hal mudarat daripada yang bermanfaat. Banyak kok tokoh-tokoh dunia dengan seabrek kesibukan yang tidak pernah kehabisan waktu untuk membaca buku. Ada yang bisa menyebutkan siapa saja mereka?

5. Takut ketinggalan trend lain yang lebih seru

Image via https://www.flickr.com/photos/bengkelbokeh/11559153143/in/photostream/

Image via https://www.flickr.com/photos/bengkelbokeh/11559153143/in/photostream/

Antara membaca buku dan ikutan trend atau aktifitas lain bisa seiring sejalan dan dengan menjadi seorang kutu buku bukan berarti kamu harus anti sama minat kamu yang lain. Buku bahkan bisa membuat kamu berkenalan dengan banyak hal lain selain yang kamu tahu selama ini. Itulah indahnya membaca buku, jadi nggak kuper kan?

6. Susah menciptakan kebiasaan membaca buku

Image via blog.cleves.co.uk

Image via blog.cleves.co.uk

Ada baiknya kebiasaan membaca buku memang ditumbuhkan sejak kecil, tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk memulainya. Jadi sempatkanlah pergi ke toko buku, beli satu atau dua buku yang menurutmu menarik dan mulailah kebiasaan membaca buku. Lalu lihatlah hidupmu akan berubah dan membawamu pada petualangan dan buku-buku yang lain.

7. Tidak punya cukup uang untuk membeli buku

Image via www.news.com.au

Image via www.news.com.au

Mungkin ini alasan paling realistis yang membuatmu tidak mau jadi kutu buku: tidak punya cukup uang buat beli buku. Rp 40.000 untuk satu buku mungkin terasa berat buat banyak orang, tapi bukan berarti kamu menyerah begitu saja. Jangan menyalahkan harga buku yang mungkin tak terjangkau, tapi mulailah berpikir bagaimana punya uang saku atau side income untuk membiayai hobimu membaca buku! Kalau kamu tertarik, bisa coba ikutan jadi buzzers 8Share Indonesia dan mulai menghasilkan uang saku yang lumayan. Daftar disini yuk.

Untuk mengetahui testimoni dan aktifitas pengguna 8Share Indonesia, yuk jadi fans 8Share Indonesia di Facebook dan Twitter sekarang juga!