Seberapa banyak sih kamu menonton film Indonesia? Tahukah kamu, kalau menurut http://filmindonesia.or.id/ hanya 13% dari total populasi Indonesia yang memiliki akses terhadap sarana bioskop. Ini mengindikasikan pasar film masih sangat kecil, dibandingkan dengan Jepang yang berpenduduk sekitar 160.000.000 jiwa dan memiliki lebih dari 3.000 layar.

Meskipun demikian, dibandingkan dengan periode tahun 1990-an, jumlah penonton film Indonesia relatif jauh berkembang dan produksi filmnyapun menunjukkan angka yang menggembirakan. Berikut ini 10 adegan film Indonesia paling ikonik menurut versi 8Share. Film mana sajakah yang sudah kamu tonton? :)

#10. Adegan Koh Abun merayu Ming dalam “Berbagi Suami”

Pada adegan ini, Kok Abun merayu Ming, pegawai restorannya sendiri yang membuatnya kepincut. Koh Abun ingin menikah dengan Ming, meski sudah punya istri, Cik Linda. Bahkan ia sudah punya dua anak perempuan yang kuliah di Amerika. Kisah cinta terlarang Ming dan Koh Abun diam-diam terjalin dengan latar belakang restoran bebek panggang yang terkenal seantero Jakarta. Koh Abun bilang, “Ming, aku udah kepengen banget nikahin kamu.”

#9. Ketika para sahabat menyusul Meimei ke Lombok dalam “Arisan 2″

“Rempong” adalah satu kata untuk menggambarkan adegan ini, ketika para sahabat Meimei menyusulnya ke Lombok. Meimei yang sakit kanker menyembunyikannya dari sahabatnya ini, termasuk kepada Sakti, Andien dan Nino. Namun, akhirnya hal ini ketahuan juga ketika Rumah Sakit mengirimkan tagihan kemoterapi ke kantor Meimei-ia sekantor dengan Sakti. Meski konyol, adegan ini berakhir mengharukan ketika Meimei mengakui kenyataan pahit itu di depan semuanya. “Gue kanker…”

#8. Kencan tak biasa dalam “Claudia/Jasmine”

Jasmine diperkenalkan dengan Marcus, yang ternyata sosok yang senang berkhotbah layaknya pendeta. Pada adegan ini, Jasmine yang mengharap berkencan seperti layaknya pasangan normal-misalnya dinner romantis, malah dibawa ke gereja untuk ritual seperti penyucian. Setelah mereka pulang, Jasmine berkata pada ibunya, “Aku nggak mau ketemu orang itu lagi!”

#7. Tita bertanya mengenai perjodohannya dalam “Eiffel, I’m in Love”

Di adegan ini, Tita bertanya pada Adit yang akan dijodohkan dengannya. Ia bertanya, “apa betul kita akan dijodohkan?”. Tita cemas memikirkan perjodohan itu, karena ia sebenarnya punya pacar, tapi ibunya sungguh over protective. Sementara itu, Adit tampaknya menanggapinya dengan cuek-cuek saja…

#6. Rara tersenyum pada Ardi dalam “Mengejar Matahari”

Cinta ternyata bisa membuat persahabatan retak. Ketika Ardi menemukan Rara, persahabatan Ardi dengan Damar, Nino dan Apin mulai goyah. Beragam cobaan menghampiri, diselingi ujian emosi yang lama terpendam.

#5. Alisa mendorong seseorang jatuh dari rumah susun dalam “Fiksi.”

Sosok psikopat Alisa pindah ke rumah susun dan membunuh satu persatu orang di sana, termasuk kakek yang tidak dikenalnya. Setelah mendorong kakek tersebut jatuh dari rumah susun, ia hanya memandanginya dengan dingin, tanpa emosi, tanpa rasa bersalah.

#4. Cahaya dimarahi ayahnya dalam “Lovely Men”

Cahaya datang ke Jakarta untuk mencari ayahnya, Syaiful. Namun yang ia temui, ayahnya ternyata seorang waria yang dikenal sebagai Ipuy. Ini adalah adegan pertama kali Cahaya harus menerima kenyataan kalau ayahnya adalah Ipuy, sosok yang jauh dari harapannya. Ipuy malah memarahi Cahaya, mengapa ia harus menyusulnya ke Jakarta. “Mana ibu lo? Mana?!”

#3. Kinasih dan Chairil berduaan dalam “Ruang”

Chairil dan Kinasih berbeda status, namun keduanya terlibat hubungan terlarang. Kinasih lalu mengandung bayi Chairil, dalam latar yang indah, film ini membawa kita pada suatu waktu di masa lalu ketika cinta menghampiri pada hati yang tak pernah mengharapkannya.

#2. Gambir penasaran ingin membuka pintu berwarna merah dalam “Pintu Terlarang”

Gambir yakin istrinya menyembunyikan sesuatu di balik pintu itu. Gambir bertanya apa yang ada di balik pintu ini? “Hanya kenangan yang ingin dilupakan.” Jika pintu ini dibuka, kata istrinya, ada sesuatu yang akan membuat perasaanku sangat sedih.

#1. Rangga mencium Cinta dalam “Ada Apa dengan Cinta?”

Ketika Rangga pergi, Cinta dengan dibantu kawan-kawannya menyusulnya sampai ke airport. Tepat sebelum pesawatnya berangkat, Cinta berhasil menemui Rangga. Rangga menitipkan puisi dan mencium Cinta. “Perempuan datang atas nama Cinta…”

Nah, bagaimana pendapat 8Sharers mengenai daftar ini? Adegan film Indonesia apa lagi yang dianggap paling ikonik? Share yuk!

Ohya, ini juga sangat penting! Bagi anda yang belum menjadi member 8Share Indonesia, daftar di sini http://www.the8share.com/specials/ (dan dapatkan uang tunai seperti yang sudah didapatkan lebih dari 70 ribu member kami).